
LITBANG-54JB,- Pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh sampah menjadi beban serta permasalahan global yang sangat serius. Masalah tersebut muncul disebabkan akibat sampah yang dihasilkan belum tertangani denga baik serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya kerusakan lingkungan yang terjadi akibat menumpuknya limbah yang tidak terkelola dengan baik.
Sampah yang
dihasilkan setiap harinya oleh masyarakat dari aktivitas dapur turut menyumbang
sampah cukup signifikan disamping yang dihasilkan dari aktivitas yang lain
seperti pasar dan tempat umum lainnya. Sampah yang dihasilkan setiap harinya
jika tidak dikelola dengan benar akan mejadi masalah yang berdampak buruk
terhadap lingkungan.
Selain itu,
pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh sampah juga akan mengakibatkan menurunnya nilai estetika serta
munculnya rasa ketiknyamanan masyarakat yang tinggal di wilayah/daerah
tersebut.
Melihat kondisi tersebut, penanganan
permasalahan sampah ini tidak dapat menjadi hanya tanggung jawab pemerintah
saja, tapi idealnya penanganan masalah ini juga harus menjadi tanggung jawab
seluruh elemen masyarakat. Karena pada dasarnya masyarakat mempunyai potensi
besar dalam memberikan kontribusinya dalam hal pengolahan sampah.
Metode Pengolahan/Daur Ulang Sampah
Metode pengolahan sampah organic, pertama, pengolahan limbah/sampah organik kering
menggunakan metode Arang terpadu (3 in 1). Mengolah sampah/limbah organik
menjadi arang, asap cair, dan arkoba (arang kompos). Metode kedua yaitu Mengolah
sampah organik basah dengan metode komposter.
Kemudian metode pengolahan Sampah
Anorganik juga menggunakan dua metode yang berbeda. Yang pertama yaitu, Mengolah
sampah anorganik menggunakan mesin pencercah plastik. Dan metode yang kedua pengolahan
sampah plastik menggunakan metode penyulingan. Mengolah sampah plastik menjadi
bahan bakar.
Dari keempat metode yang kami usulkan
untuk pengolahan/ daur ulang sampah tersebut berikut kami jelaskan salah satu
metode pengolahan sampah sebagai proposal komunitas 54jb dalam penanganan permasalahan
sampah. Metode yang satu ini merupakan teori dari Pusat Litbang Hasil Hutan,
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Beberapa waktu lalu Pusat Litbang
Hasil Hutan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pernah memberikan
pelatihan kepada di Pondok Yatim Piatu Annajm, Kecamatan Surade, Kabupaten
Sukabumi. Dengan materi Pengolahan sampah organic menggunakan metode teknologi
arang terpadu.
Arang
terpadu adalah teknologi yang dalam proses dan aplikasi arangnya dilakukan
secara terpadu yang terdiri dari arang, kompos, dan asap cair ( 3 in 1). Suatu teknologi
terapan yang ramah lingkungan dan rendah emisi dg memanfaatkan bebagai limbah
biomassa.
No comments:
Post a Comment